Total Tayangan Halaman

Selasa, 06 Juni 2017

Catatan Ramadhan 1438 H



(Agar Aku Sabar)


#Refleksi 10
            فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلًا
“Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.” (Al-Ma’arij: 5)

            Sabar.. kata ini selalu memunculkan banyak ungkapan menarik menjadi bahan kajian. Mulai dari ‘makna sabar adalah ….’ Sampai ungkapan bahwa ‘sabar itu ada batasnya’. Dengan segala persepsi manusia mengartikan kata sabar menjadi begitu banyak makna. Ada yang mengatakan sabar adalah diam ketika sedang marah, sabar adalah menunggu dalam diam, sabar adalah tetap tersenyum walau hati terluka. Namun ntah mengapa saya tertarik untuk menyepakati suatu pendapat bahwa sabar adalah Teguh dalam Ikhtiar.
            Betulkah sabar ada batasnya? Saya pernah membahas ini dalam sebuah mata kuliah kajian Ilmu Tasawuf, dan saya tidak sepakat jika dikatakan sabar itu memiliki batas. Menurut Imam al-Ghazali sabar adalah keteguhan yang mendorong hidup beragama dalam menghadapi dorongan hawa nafsu. Kita garis bawahi kata ‘keteguhan’ dalam pengertian ini, keteguhan merupakan sesuatu yang tetap kondisinya, maka pengertian ini menjadikan makna sabar tak memiliki batas. Hanya saja manusia meembuat batasannya sendiri. Ketika seseorang marah kepada sikap seseorang, padahal biasanya ia tidak marah lalu seseorang berkata bahwa sabar itu ada batasnya, maka seseungguhnya hakikat kesabaran itu telah hilang darinya. Sabar merupakan sebuah keteguhan dalam mengendalikan hawa nafsu, dalam hal apapun. Maka ketika sabar ini mampu menjadi jiwa seorang anak adam, manusia akan begitu kagum dengan kesempurnaan karakternya.
            Sabar bukan redam nya hawa nafsu yang diperoleh dari waktu. Orang sabar mampu mengendalikan hawa nafsunya sejak pertama kali dorongan nafsu itu muncul, baik nafsu dalam melakukan maksiat maupun nafsu terhadap emosi. Orang-orang sabar mampu menjadikan masalah bagai hiasan indah dalam perjalanan hidup. Orang sabar tahan untuk tidak berprasangka buruk pada orang lain. Orang sabar mampu menahan diri untuk tetap melaju walau mendapati kegagalan. Ia tidak mengenal kata trauma, karena sabar merupakan salah satu ‘Kunci’ perwujudan indah dari nilai keimanan dan kebergantungan pada Allah. Bahwa ia menyadari dunia dikelilingi oleh hal-hal fana, dorongan nafsu, dan tipuan belaka, maka ia menjadikan keputusan dan langkah-langkah buruknya sebagai suatu hal yang tak boleh dimaklumi apalagi dibenarkan oleh dirinya sendiri. Ia teguh dalam mencari kebenaran untuk terus memperbaiki agamanya. Gambaran sabar bukan lah ketika ia menahan amarah, namun karena sabar ia mampu menahan amarah, maka kita katakan ‘Sabar Merupakan Kunci’.
            Sabar memang bukan lah sebuah tindakan, melainkan berbentuk modal dalam menentukan sebuah tindakan. Namun dengan modal sabar, manusia mampu menunjukkan keindahan yang mempesona, maka kita membaca dalam surat Al-Ma’arij:5 bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk bersabar dengan kesabaran yang ‘Jamil’, yang baik, yang indah, karena efek samping dari sabar merupakan suatu hal yang betul indahnya.
            Maka kita melihat, adakah orang-orang yang putus asa itu merupakan orang yang sabar? Adakah orang-orang yang melukai satu sama lain merupakan orang yang sabar? Adakah orang yang mengedepankan kepentingan pribadinya merupakan orang yang sabar? Adakah seorang pencuri merupakan orang yang sabar? Maka menjadi lazim bagi kita senantiasa mengidam-idamkan kepemilikan atas ‘Sang Sabar’. Ia merupakan peliharaan yang mengantarkan kehidupan kita pada kebahagiaan batin yang menyeluruh. Maka tidak ada kebahagiaan tanpa batas jika kita masih memaklumi diri untuk membatasi kesabaran. Allahu A’lam


10 Ramadhan 1438H/ 5 Juni 2017
Princess el-Fa

 


1 komentar:

  1. In this fashion my pal Wesley Virgin's adventure starts with this SHOCKING and controversial video.

    You see, Wesley was in the army-and shortly after leaving-he discovered hidden, "SELF MIND CONTROL" tactics that the CIA and others used to obtain whatever they want.

    These are the exact same tactics lots of celebrities (notably those who "became famous out of nowhere") and the greatest business people used to become rich and successful.

    You probably know that you only use 10% of your brain.

    That's because most of your BRAINPOWER is UNCONSCIOUS.

    Maybe that conversation has even taken place INSIDE OF YOUR very own mind... as it did in my good friend Wesley Virgin's mind seven years ago, while riding an unregistered, trash bucket of a vehicle with a suspended license and $3.20 in his bank account.

    "I'm absolutely fed up with going through life paycheck to paycheck! Why can't I turn myself successful?"

    You've been a part of those those conversations, am I right?

    Your own success story is waiting to start. You just need to take a leap of faith in YOURSELF.

    CLICK HERE To Find Out How To Become A MILLIONAIRE

    BalasHapus