Total Tayangan Halaman

Sabtu, 08 Februari 2014

Manajemen Kelembagaan Pendidikan Islam



Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sebagai ilmu karena manajemen dipandang sebagai bidang pengetahuan yang secara sistematis berusaha memahami mengapa dan bagaimana orang bekerjasama. Sebagai seni karena melibatkan kemampuan memimpin dengan berbagai keunikan/karakteristik, sehingga dalam mengelola sebuah lembaga setiap pemimpin memiliki seni manajemen yang berbeda-beda sesuai kerakter, situasi dan kondisinya.
Manajemen merupakan sebuah cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu dengan 6 unsurnya yang biasa disebut dengan 6M:
1.      MAN
2.      MACHINE
3.      MONEY
4.      MATERIALS
5.      METHODS
6.      MARKETS
Dengan unsur-unsur di atas manajemen dapat dijalankan sebagaimana fungsinya. Unsur manajemen sebagai ilmu meliputi 5 tahap yaitu :
1.      Planning
2.      Reserved: OUTCOMEReserved: OUTPUTReserved: PROCESSReserved: INPUTOrganizing
3.      Actuating
4.      Controlling
5.      Producting
Fungsi dan prinsip manajemen pendidikan membutuhkan keterlibatan semua unsur organisasi baik secara individu maupun kelompok dibawah wewenang dan koordinasi pimpinan institusi pendidikan agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien dengan melibatkan berbagai potensi yang ada. Kepemimpinan pendidikan harus mampu memberdayakan semua sumber daya pendidikan menuju perbaikan yang terus menerus sesuai dengan tuntutan masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan. Maka dari itu pemimpin harus memiliki keahlian manajemen yaitu :
1.      TECHNICAL SKILL            : kemampuan untuk menggunakan prosedur, teknik, dan pengetahuan dalam bidang khusus
2.      INTERPERSONAL SKILL  : keahlian untuk bekerja sama, memimpin, memahami, dan memotivasi orang lain sebagai individu atau dalam kelompok
3.      CONSEPTUAL SKILL         : kemampuan untuk mengkordinasikan dan mengintegrasikan semua kepentingan dan aktivitas organisasi

Dalam konsep manajemen, terdapat perbedaan yang mendasar antara manajemen islam dengan manajemen barat.
Manajemen Islam
Manajemen Barat
1.      Mengasingkan manusia dari manusia di sekitarnya
2.      Menganggap tenaga kerja merupakan faktor produksi belaka sehingga menciptakan manusia-manusia yang semakin hari semakin terasing dari kodratnya sebagai manusia social
1.      Hablu minallah, Hablu minannaas
2.      Perwujudan amal sholeh yang harus bertitik tolak dari niat baik. Niat baik tersebut akan memunculkan motivasi aktivitas untuk mencapai hasil yang bagus demi kesejahteraan bersama

Manajemen barat mengasingkan manusia dari manusia di sekitarnya karena dalam konsep manajemen barat, mereka mengunggulkan diri pribadi masing-masing serta menganggap bahwa tenaga kerja hanya merupakan faktor produksi semata sehingga persaingan untuk menjadi yang terbaik membuat mereka saling asing satu sama lain, sedangkan manajemen islam menyeimbangkan antara hubungan manusia dengan Allah juga hubungan manusia dengan manusia karena tabiat manajemen dipertanggungjawabkan  pada Allah swt dengan niat lurus dan terbaik dalam beramal sehingga manusia harus bertanggungjawab penuh dengan rasa tanggung jawab tertinggi yang kemudian akan membuat manusia memperlakukan manusia lain dengan penuh hormat dan saling menolong.
Empat landasan mengembangkan manajemen menurut pandangan Islam, yaitu:
1.      KEBENARAN
2.      KEJUJURAN
3.      KETERBUKAAN
4.      KEAHLIAN

EMPAT (4) PILAR ETIKA MANAJEMEN :
1.      TAUHID     : Segala aset dari transaksi bisnis adalah milik allah, manusia hanya mendapatkan amanah
2.      ADIL           : Segala keputusan menyangkut transaksi atau kesepakatan kerja dilandasi dengan akad saling setuju
3.      KEHENDAK BEBAS        : Kreativitas dalam transaksi dengan memenuhi asas hukum ekonomi islam, yaitu halal
4.      PERTANGGUNG-JAWABAN     : Semua keputusan manajemen dipertanggung jawabkan oleh yang bersangkutan

Implikasi manajemen lembaga pendidikan islam :
Proses pengelolaan lembaga pendidikan islam secara resmi memiliki muatan-muatan nilai islam yang bersandar pada Al Qur’an dan hadits, sehingga dalam pengelolaan lembaga pendidikan islam juga mengedepankan asa-asa dalam islam, diawali dengan niat yang baik untuk menciptakan kehidupan yang islami. Manajemen lembaga islam memiliki keunikan dan keunggulan. Keunikan manajemen lembaga islam merupakan karakter khusus atau ciri khas yang dimiliki lembaga islam, yaitu bersandar pada Al Qur’an dan hadits. Sedangkan keunggulan merupakan daya pembeda dengan yang lain yaitu manajemen pendidikan islam merupakan perwujudan amal sholih yang bertitik tolak dari niat baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar